PPS Desa Longkeyang Lakukan Sosialisasi Penjaringan KPPS

PPS (Panitia Pemungutan Suara)  Desa Longkeyang kemarin Selasa (24/4) telah melakukan sosialisasi penjaringan calon ketua dan anggota KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Tahun 2018 kepada masyarakat Desa Longkeyang.

Bertempat di Balai Desa Longkeyang, Ketua PPS beserta anggota memaparkan tahapan dan persyaratan untuk menjadi anggota KPPS. Ketua PPS Desa Longkeyang, Arfai menjelaskan bahwa saat ini persyaratan mutlak yang harus dipenuhi adalah pendidikan minimal SMA.  Namun tidak tertutup kemungkinan, persyaratan tersebut dapat berubah dengan melihat kondisi dan keadaan sumber daya manusia di wilayah masing-masing. Seperti yang terjadi pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2015 silam, persyaratan pendidikan minimal SMA tersebut dihapuskan dan digantikan dengan persyaratan pendidikan tidak harus SMA, tetapi diperbolehkan dari lulusan SMP bahkan SD, asalkan yang bersangkutan bisa membaca dan menulis. Namun, Arfai menambahkan untuk saat ini dirinya akan memprioritaskan lulusan SMA dahulu.

“Untuk saat ini kami mengutamakan yang lulusan SMA, kalau sampai mendekati hari pencoblosan kami kesuitan mencari anggota KPPS, terpaksa kami menerima calon walaupun dari lulusan SD”, Ujarnya

Kegiatan sosialisasi penjaringan KPPS tersebut diikuti oleh warga dari berbagai unsur, seperti KPMD, BPD, Karang Taruna, Tokoh Pemuda, dan Tokoh Masyarakat.  Harapannya, dengan diadakannya sosialisasi seperti ini masyarakat luas memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi calon anggota KPPS.

Penjaringan KPPS merupakan salah satu tahapan pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Tahun 2018. Tahapan penjaringan ini merupakan tahapan yang cukup riskan, mengingat KPPS merupakan ujung tombak bagi KPU. PPS harus benar-benar menyeleksi calon anggota KPPS.

“Kalau salah memilih anggota KPPS, tentu kami yang akan repot pada saat rekapitulasi penghitungan suara. Untuk itu kami benar-benar selektif memilih anggota.” Tambah arfai.

Warga antusias mengikuti sosialisasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *